Mission Unbelievable Chapter 3

12 Jun

donghae_and_eunhyuk_bicycle_shirts-7706

Dilihatnya jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya, Eunhyuk mulai terlihat cemas. Waktu menunjukkan pukul 03.00 pm dan Hana belum juga datang. Eunhyuk cemas kalau gadis itu tidak akan datang. Dia tampak mondar-mandir di depan gedung Lotte World sambil sesekali melihat ke arah jalan, memastikan kedatangan Hana. Tak berapa lama yang ditunggu pun datang dengan tergesa-gesa. Eunhyuk tersenyum saat melihat gadis itu dari kejauhan. Gadis itu hanya melambaikan tangannya saat melihat Eunhyuk yang tersenyum ke arahnya.
“Eunhyuk-ssi, maaf aku datang terlambat. Apa kau sudah menunggu lama?”, ujar Hana begitu tiba didepan Eunhyuk dengan napas tersengal-sengal. “Tidak apa-apa. Aku juga baru saja datang”, sahut Eunhyuk tersenyum dan sedikit berbohong karena sebetulnya dia sudah menunggu Hana sejak 30 menit lalu, bahkan dia sempat bersembunyi saat melihat kedatangan Donghae dan Haneul 5 menit lalu. Eunhyuk lalu menyodorkan jam tangan milik Hana yang ada padanya. “Ah, terima kasih. Aku pikir aku telah menghilangkannya hehe..”, sahut Hana. Eunhyuk tersenyum dan berkata, “Kau terburu-buru sekali kemarin, hingga meninggalkannya begitu saja!”. Hana tersenyum lagi, “Iya, aku benar-benar lupa!”. Eunhyuk hanya tersenyum sambil menatap wajah Hana dan berpikir, “Gadis kecil ini manis sekali”. “Umm~Eunhyuk-ssi, apa kita tidak akan masuk ke dalam dan bersenang-senang?”, tanya Hana berusaha mengusir kecanggungan diantara mereka. “Ah~ya, ayo kita masuk!”, ajak Eunhyuk kemudian. Sebelumnya mereka membeli tiket masuk terlebih dahulu. Setelah tiket ditangan, mereka pun masuk ke dalam. Karena hari ini akhir pekan, suasana di dalam arena pun sangat ramai. Setiap pengunjung datang bersama dengan pasangannya masing-masing. Namun ada juga yang datang sekeluarga dengan anak-anak mereka.
“Umm~pagi tadi Haneul berkata padaku kalau dia juga akan kemari bersama Donghae-ssi, apa kau tahu itu?”, tanya Hana tiba-tiba. “Benarkah? Aku tidak tahu itu, Donghae tidak memberitahuku”, sahut Eunhyuk berbohong, padahal sebenarnya dia sudah tahu akan hal itu pagi tadi. “Oh~begitu”, ucap Hana singkat. “Memangnya kenapa?”, ujar Eunhyuk balik bertanya. “Tidak apa-apa. Hanya saja kalau kau tahu sebelumnya mungkin kita bisa berangkat bersama”, jawab Hana. “Bagaimana kalau kita hubungi mereka agar bisa menemukan mereka dengan mudah? Karena tempat ini begitu luas akan lebih sulit kalau mencarinya. Aku akan menghubungi Donghae”, usul Eunhyuk. Hana segera menyetujuinya, namun dia berkata agar tidak memberitahu keberadaannya pada Haneul. Eunhyuk mengiyakan, lalu dia langsung menghubungi Donghae dan menanyakan keberadaannya. Donghae memberitahu kalau dia dan Haneul sedang makan es krim di Amusement Park Magic Island and Adventure. Eunhyuk dan Hana pun segera menuju ke tempat itu.
“Donghae-ssi, terima kasih sudah mengajakku kemari. Aku senang sekali”, ujar Haneul yang terus memamerkan senyuman manisnya sambil sesekali memakan es krimnya. “Iya, aku juga senang bisa berjalan-jalan denganmu. Umm~Haneul-ssi…”, ucap Donghae menggantungkan kalimatnya. “Ah~ya, Donghae-ssi?”, tanya Haneul tak mengerti. Donghae memberi tanda dengan menunjuk bibirnya sendiri dan berkata, “Itu~di bibirmu. Sini, biar aku ber…”. “Kalau makan es krim yang benar, jangan belepotan seperti itu! Kau jorok sekali!”, kata Hana yang tiba-tiba muncul disamping Haneul sambil menempelkan tisu di bibir Haneul dengan agak menekannya. “Aish, apa-apaan ini! Kau!”, pekik Haneul saat melihat Hana di depannya yang tersenyum lebar. “Hai..Donghae-ssi, senang bertemu kembali denganmu. Dan kau, apa kau merindukanku, gadis tengik!?”, ujar Hana tersenyum. “Hai Hana-ssi. Aku juga senang bisa bertemu denganmu lagi. Duduklah, mari bergabung dengan kami”, sahut Donghae mengiyakan. Haneul tersenyum dan menyapa Eunhyuk, lalu dia menatap sengit pada Hana. Saat Hana hendak duduk disamping Eunhyuk yang juga berhadapan dengan Haneul, tiba-tiba Haneul malah memegang tangan Hana. “Aku ingin ke toilet. Bisa kau temani aku sebentar Hana-ya? Donghae-ssi Eunhyuk-ssi, kami tinggal dulu sebentar ya!”, ucap Haneul yang langsung menarik tangan Hana. “Aku permisi dulu sebentar ya, Eunhyuk-ssi Donghae-ssi!”, ujar Hana seraya tersenyum kepada kedua pria itu.
Haneul membawa Hana ke tempat yang agak jauh dari pandangan kedua pria itu. “Sialan, kau benar-benar mengganggu tadi! Padahal Donghae-ssi hampir saja mengusap bibirku yang penuh es krim! Apa kau tidak bisa melihat situasi terlebih dahulu dan muncul begitu saja!”, omel Haneul. “Hahaha aku rasa aku datang disaat yang tepat!”, sahut Hana. “Bukkk~”, Haneul memukul kepala Hana. “Hei, sakit, bodoh!”, sewot Hana. “Rasakan! Aku sedang berusaha mendapatkannya, tapi kau mengganggu saja, gadis tengik!”. “Aku sudah tahu rencana busukmu! Kau ingin mendapatkan kecupannya, dasar menjijikkan, otak mesum!”. “Biar saja! Yang penting aku bisa mendapatkannya!”. “Donghae-ssi sepertinya sedang sial karena bertemu denganmu! Sudahlah ayo kita kembali ke tempat mereka! Tidak enak membuat mereka menunggu!”.
Eunhyuk dan Donghae terlihat sedang asyik mengobrol sambil sesekali tertawa bersama. Mereka tampak akur bagaikan saudara kembar. “Maaf membuat kalian menunggu!”, ujar Haneul pada Donghae dan Eunhyuk. “Oh tidak apa-apa”, sahut Eunhyuk. “Hei, bagaimana kalau kita naik kereta gantung?”, celetuk Donghae tiba-tiba. “Ah ide bagus, ayo!”, ucap Haneul. “Kereta gantung? Apakah aman?”, tanya Hana agak khawatir. “Apa kau takut ketinggian?”, Eunhyuk balik bertanya. Hana hanya mengangguk pelan. “Tidak apa-apa, itu aman. Kau tenang saja, selama ada Eunhyuk disampingmu, kau aman. Tapi berhati-hatilah padanya sedikit. Mungkin dia akan memelukmu atau bahkan lebih, mengingat banyaknya koleksi blue film-nya, mungkin dia akan mempraktekkannya hahaha..!”, kata Donghae membuka aib Eunhyuk. “Apa!?”, ujar Hana dan Haneul bersamaan dengan tampang terkejut, lalu saling berpandangan. “Bukkk..”, Eunhyuk memukul kepala Donghae. Donghae mengaduh kesakitan sambil tertawa dan mengusap-usap kepalanya. “Itu tidak benar! Jangan percaya pada ucapannya! Aku bukan pria semacam itu!”, Eunhyuk membela diri. Hana menatap mata Eunhyuk, dia melihatnya berkata jujur. “Kau berkata sembarangan, Donghae-ssi. Aku tidak percaya itu hahaha..”, ucap Hana seraya tertawa demi mencairkan suasana. Eunhyuk hanya tersenyum mendengar ucapan Hana. “Ayo kita kesana sekarang!”, teriak Haneul bersemangat.
Ternyata antrian untuk menaiki kereta gantung cukup panjang. Mereka pun harus sabar mengantri. Sambil menunggu, Eunhyuk pun pergi membeli cemilan dan minuman untuk dimakan nanti. Donghae mengusulkan agar menaiki kereta yang terpisah, katanya takut kelebihan beban, padahal itu hanya alasan saja. Sebelumnya mereka telah merencanakan agar bisa berkencan berdua dengan pasangan masing-masing. Akhirnya setelah mengantri selama 30 menit, mereka pun mendapatkan giliran masuk ke kereta gantung tersebut. Haneul dan Donghae sudah terlebih dahulu masuk ke keretanya, kemudian giliran Hana dan Eunhyuk.
“Wah, pemandangannya indah sekali! Kota Seoul tampak kecil jika dilihat dari atas sini!”, seru Hana. Eunhyuk hanya mengangguk dan mengiyakan sambil tersenyum melihat Hana yang tampak senang. Lalu tiba-tiba kereta itu pun bergerak maju. “Keretanya bergerak! Apa ini aman? Sungguh tidak apa-apa bukan? Kapan kita akan turun?”, ujar Hana yang mulai ketakutan. “Tidak apa-apa, ini aman. Kau tidak usah khawatir. Kau duduk saja!”, sahut Eunhyuk. “Kepalaku jadi pusing saat melihat ke bawah”, ucap Hana yang tertatih-tatih saat ingin duduk. Tiba-tiba saja keretanya bergoyang dan membuat Hana kehilangan keseimbangan. “Hati-ha…” Brukk! Mereka berdua kehilangan keseimbangan dan terjatuh di lantai kereta. Tangan Eunhyuk menahan kepala Hana, akan tetapi karena tak sengaja bibir mereka bertemu. Dalam beberapa detik pula mata mereka bertatapan. Setelah menyadari terjadinya kecelakaan kecil itu, mereka segera bangkit berdiri dan duduk berhadapan, bukan bersebelahan. Wajah mereka tampak memerah hingga mereka tak sanggup berkata apa-apa.

posted by Iyagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: